Stories

Pentol penantian

Penantian pentol tak dapat dielak kan dan penjual pentol masih bertebaran.

Mereka menjamur daripada jajanan jamur. Masih dan bahkan ketemu salah satunya di gang kuburan.

Penantian pentol tak dapat dielak kan dan rasa pentol masih penuh kenikmatan.

Melihat bagaimana mereka dibuat ala trasidi kepalan tangan. Masih dan bahkan kenikmatan pentol semakin terasa rasa angan.

Penantian pentol tak dapat dielak kan dan harga pentol masih jauh terjangkau jangkauan.

Setiap anak kecil yang minta uang saku pada ayahnya untuk beli pentol pasti diberikan. Masih dan bahkan setiap orang dewasa beli pentol dengan anggapan harga ringan.

Penantian pentol tak dapat dielak kan dan bukan karena keadaan di atas yang menyebabkan.

Karena bagaimanapun, pentol yang dibelikan adalah idaman, lebih dari sekedar fakta penjual pentol yang bertebaran, kenikmatannya, atau murahnya harga mereka, karena dibelikan menaikkan rasa akan segalanya, sampai akhirnya, penantian saya sudah terlalu lama, seperti bait terakhir ini yang terlalu panjang, hingga penantian pentol berubah nestapa menjadi pentol penantian.

Pentol penantian – puisi untuk seorang yang menantikan pentol dengan harapan dibelikan.

Tagged: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *