Photography

Fotografi fantastis #4

Mengakhiri tahun 2017, foto yang menjadi cerita ini adalah kerumunan orang-orang dalam konser Massive Attack di kota Pula, Kroasia. 

Latar merah menjadi khas keadaan saat itu, dan photo yang diambil pada tahun 2016 ini berusaha menunjukkan cerita “exist” –munculnya budaya selfie yang mempengaruhi selera kita dan menunjukkan pada dunia, bahwa kita ada, melakukan sesuatu, saat itu, di tempat itu.

©-Jelena-Janković-Winner-Serbia-National-Award-2017-Sony-World-Photography-Awards

Photography

Fotografi fantastis #3

Diwaktu kecil, saya sangat mengagumi kereta api. Barang besi ini sering saya amati detil, mulai dari cerobong asap pembakaran sampai roda bawahnya; mulai lokomotif sampai gerbong barang paling belakang. Bahkan dari rel-relnnya, bagaimana mereka bersambungan dan bersilangan, bagaimana bentuk rel ketemu roda si kereta.

Saya merekam apa hasil amatan saya itu–sebagai bahan menggambar bebas di kertas dalam buku-buku pelajaran saya. Kebiasaan menggambar bebas ini saya tekuni dari SD sampai kuliah–sampai sekarang walaupun hasilnya tidak ada yang dapat dikatakan “wah”, tapi tujuannya memang untuk menyalurkan rekaman bayangan dipikiran ini, dan merupakkan kegiatan yang “menyelamatkan saya” di waktu-waktu yang membosankan.

Oleh karena itu, saya tertarik mencari hasil fotograsi fantastis bertemakan kereta api, dan saya menemukannya:

© István Forgács, Hungary, Shortlist, Architecture, Open, 2013 Sony World Photography Awards

Awesome Stories & Inspirations · Photography

Fotografi fantastis #2

Foto pada malam ini adalah salah satu dari sekian banyak foto mengagumkan dari proyek National Geographic yang berjudul “Out of Eden Walk”.

Mengapa proyek dari salah satu yayasan terbesar pada bidang non-profit scientific and educational institutions dinamakan demikian, memang karena latar belakang foto-foto yang diambil adalah hasil dari tapak tilas perjalanan Paul Salopek mulai tahun 2013 (dia sekarang sampai kota Jeddah, Saudi Arabia).

Kisah Paul menemukan cerita tentang alur migrasi nenek moyang manusia ini merupakan yang pertama paling lama dan mendalam, karena perjalanan paul menyusuri sejarah ini adalah dengan metode slow journalism, yaitu dengan berjalan kaki, dari Ethiopia sampai ujung paling selatan Chile, sepanjang 21.000 mil.

Belum tahu kapankah dia akan menyelesaikan perjalannya. Namun, beberapa cerita berkesan tentu telah didapatkan. Salah satunya adalah foto berikut:

Searching for Signals

Foto yang di atas adalah salah satu karya John Stanmeyer dari rangkaian foto-fotonya yang mengagumkan menangkap perjalanan Paul di kota Djibouti City. Beberapa orang yang merupakan imigran dari Afrika ini terlihat mengangkat tangan mereka yang memegani ponsel, untuk mencari sinyal yang dari negara tetangga mereka, yaitu Somalia. Tujuan mereka mendapat sinyal adalah untuk berhubungan dengan sanak kerabat mereka yang tinggal di negara itu.

Memang selama lebih dari 60.000 tahun manusia telah menjalin hubungan sosial yang erat untuk menjaga keberlangsungan mereka, bagaimanapun metode komunikasi yang digunakan telah berkembang.