Categories
Tulisan

Semerbak bungara

Bungara, sesuai keindahannya untuk nama sebuah danau dan desa tempat saya tinggal selama bertugas menjadi pengajar muda setahun ini.

Selidik punya selidik, setelah saya ngobrol dengan sesepuh desa dan pemuda pegiat wisata danau, saya mendapatkan arti nama Bungara. Diambil dari gabungan dua kata, yaitu Bunga dan Ra. Bunga bermakna secantik bunga, dan Ra merujuk pada Ratu.

Saya merasakan betul kecantikan danau ini ketika menikmati pagi dingin yang berkabut. Sedangkan kesyahduannya pada sore hari menjadikan danau ini seperti ratu yang agung mengayomi masyarakat disekitarnya.

Tetapi semerbak yang menyengat harum di hati saya adalah orang-orangnya. Mereka adalah penggerak yang peduli dengan pendidikan desanya. Mereka juga adalah murid-murid saya yang begitu cerdas dengan apa yang menjadi kelebihannya.

Semuanya akan berkembang menjadi semerbak yang menular. Tak hanya pada saya, lebih luas nantinya akan bertemu dengan yang serupa harumnya, di seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *