TB-HIV 2016 dan sekarang

Saya menemukan topik TB-HIV karena teori kolaboarsi. Waktu itu tahun 2016. Tahun dimana skripsi dan kelulusan harus terjadi.

Kolaborasi di kalangan administrasi negara tahun itu masihlah hal baru yang belum trending. Tapi prospek kolaborasi kedepan sangat penting. Karena banyak masalah “nakal-kompleks” yang hanya bisa diselesaikan dengan bekerja kolaborasi.

Menengok tiga tahun lalu, saya senang karena mendengar berita baik kegiatan kolaborasi di tempat saya skripsi, yaitu di kabupaten Blitar, seperti:

  1. Siap Terjun Ke Masyarakat, Puluhan Kader TB-HIV di Blitar Ikuti Pembekalan Informasi.
  2. Dalam Meningkatkan Penemuan Penderita TBC serta Penambahan Kader, Dinkes Kab Blitar Adakan RAD.

Orang-orang yang terlibat yaitu Pak Wahyu dari P2MK Dinkes Kab Blitar, Pak Wijianto dari LKNU, dan Bu Ima dari Aisyiyah, sekarang masih aktif bergerak dan berkolaborasi untuk TB. Hanya saja, yang bikin agak galau adalah tentang HIV nya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *