Stories

Zona Belajar

Dua minggu dengan pekerjaan baru, atmosfer yang ada benar-benar keren. Maksud aku banyak hal yang bisa (harus) saya pelajari, yang telah lama aku tunggu ke-tidak-datangan-nya. Benar kata Pak Dahlan Iskan: “Jika membenci sesuatu yang bencinya ndak biasa, suatu saat malah jadi makanan sehari-hari”.

Aku membenci hal hal yang berhubungan dengan sosialisasi, kenalan dengan orang baru, mengajak dan memberdayakan mereka. Klise ! sangat klise aku katakan ini adalah keinginan banyak manusia. Aku juga membenci proses jadi wirausaha (karena inginnya cuma tiba-tiba jadi pengusaha sukses wahaha). Semua itu, aku punya kebencian yang tidak biasa.

Sekarang malah pekerjaan aku sangat erat dengan hal itu. Stress, mangkel, dan untungnya aku hanya melihat satu jawaban, yaitu:

Jawabannya di paragaraf bawah sendiri, biar kalian baca sampai habis.

Aku masih ingat ketika saya secara tak sengaja jadi relawan Yayasan Peduli Kasih ABK karena mangkel dengan kontak person pendaftaran relawan yang tak bisa bisa aku hubungi.

Aku malah jadi ketua relawan disitu (setelah dijebak teman yang seharusnya bisa ku percaya). Sebenernya jauh sebelum itu aku adalah orang yang meremehkan relawan. Mereka itu titik-titik.*

*Karena sekarang aku pro relawan, jadi kejengkelan dulu di sensor menjadi titik-titik.

Masih sadar diri, aku sangat benci dengan hal yang berhubungan kesehatan. Jurusan Kedokteran adalah yang paling ku hindari waktu mau lulus SMA. Alasannya adalah karena itu jurusannya orang-orang pintar, dan karena aku adalah orang bias-asa. Alasan sebenarnya adalah aku tidak melihat kebaikan dokter ketika sudah pegang jarum suntik.

Tapi malah aku dapat pengalaman kerja yang mana atasan ku, rekan kerja, teman-teman relawan, yang buanyak dari jurusan itu.

Khawatir juga nanti kalau-kalau, kalau semisal, misalkan saja, kalau misal saja ternyata pendamping hidupku | sudahlah.

Yang jelas entah ini karma, tes, atau ujian dari Allah SWT yang selalu membuatku semleho dengan tantangan ini, tapi:

“Jalani kesulitan ini dengan baik, walau sampai merubahmu menjadi manusia setengah dewa”

Aku dulu selalu menghindar, lari, putar balik–dan karena temanku pernah bilang kalau putar balik itu bukan laki, makanya sekarang saya percaya kalau ini adalah zona belajar yang ditakdirkan Allah SWT untuk hambanya yang mempunyai kelebihan malas dan kekurangan berat badan ini.

Tagged: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *